Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
bpi.fdk.uin-alauddin.ac.id Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Lewat Film Na Willa, Mahasiswa BPI Ajak Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa Belajar tentang Parenting

Lewat Film Na Willa, Mahasiswa BPI Ajak Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa Belajar tentang Parenting

Sungguminasa, 2 September 2026 — Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan/Praktik Teknik Konseling (PPL/PTK) Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam UIN Alauddin Makassar mengadakan nonton bareng (nobar) film Na Willa bersama sekitar 35 warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Rabu (2/9/2026). Acara berlangsung di Perpustakaan An-Nisa dan menjadi salah satu program kerja mahasiswa selama melaksanakan praktik di lembaga pemasyarakatan tersebut.

Pemilihan nobar sebagai bagian dari program kerja tidak terlepas dari kebutuhan menghadirkan pendekatan yang lebih komunikatif dalam proses praktik konseling. Film dapat menjadi media untuk menyampaikan nilai, membuka ruang diskusi, sekaligus membantu peserta melakukan refleksi terhadap pengalaman pribadi maupun kehidupan sosial. Melalui cerita yang ditampilkan, pesan-pesan konseling dapat disampaikan secara lebih ringan tanpa mengesampingkan tujuan edukatif.

Film Na Willa dipilih karena mengangkat persoalan yang berkaitan erat dengan kehidupan keluarga, khususnya hubungan antara anak dan orang tua. Cerita yang ditampilkan memberikan gambaran mengenai pola asuh, perhatian orang tua, serta pentingnya lingkungan keluarga bagi perkembangan anak. Tema tersebut dinilai relevan untuk menjadi bahan refleksi, terutama bagi perempuan yang memiliki pengalaman maupun peran dalam kehidupan keluarga.

Antusiasme terlihat sejak pemutaran film dimulai. Para peserta mengikuti cerita hingga selesai dan memberikan perhatian terhadap berbagai bagian yang menggambarkan hubungan keluarga. Setelah pemutaran, mahasiswa membuka sesi sharing untuk mengetahui pesan yang ditangkap serta pembelajaran yang diperoleh dari film tersebut.

Salah satu warga binaan berinisial NQ menyampaikan bahwa cerita Na Willa memberinya pemahaman mengenai pentingnya pola asuh orang tua, terutama peran seorang ibu.

“Saya mendapat pelajaran bahwa parenting orang tua, terutama ibu, sangat penting. Cara orang tua mendidik dan memberikan perhatian kepada anak bisa memberikan pengaruh besar bagi kehidupan anak,” ujar NQ.

Pesan tersebut menjadi salah satu bentuk refleksi yang muncul setelah pemutaran. Cerita yang disaksikan tidak berhenti sebagai hiburan, tetapi mampu memunculkan pembahasan mengenai tanggung jawab orang tua, komunikasi dalam keluarga serta perhatian terhadap kebutuhan anak.

Bagi mahasiswa PPL/PTK, kegiatan ini menjadi pengalaman untuk menerapkan teknik dan media konseling secara kreatif sesuai karakteristik sasaran. Pendekatan melalui film juga memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pandangan secara lebih terbuka melalui diskusi setelah menonton.

Pelaksanaan nobar Na Willa diharapkan dapat memberikan pengalaman edukatif sekaligus menjadi ruang refleksi bagi warga binaan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa BPI UIN Alauddin Makassar untuk menghadirkan kegiatan praktik yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga memperhatikan aspek pembelajaran, komunikasi, dan pengembangan diri warga binaan.