Festival Anak Sholeh Indonesia: Mahasiswa BPI UIN Alauddin Makassar Kolaborasi dengan Remaja Masjid dan TPA Dorong Generasi Qur’ani di Bekelan

  • 24 Agustus 2025
  • 07:57 WITA
  • BIMBINGAN DAN PENYULUHAN ISLAM
  • Berita

Kulonprogo, Yogyakarta – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) UIN Alauddin Makassar sukses menyelenggarakan Festival Anak Sholeh Indonesia di Dusun Bekelan, Desa Sidorejo, Kecamatan Lendah, bekerja sama dengan Remaja Masjid Al-Mujahidin dan TPA Walisongo Bekelan, pada Ahad (24/08/2025).

Acara ini dibuka resmi oleh Takmir Masjid Al-Mujahidin, Bapak Suradi, S.Pd., disusul sambutan Ketua Panitia KKN, Saudari Masnia (Mahasiswa BPI UIN Alauddin Makassar), Pembina TPA Walisongo, Mas Rahmat, serta perwakilan Remaja Masjid Al-Mujahidin, Mbak Hida.

Festival menghadirkan tujuh cabang lomba yang sarat edukasi Islami, yakni:

  • Lomba Adzan
  • Lomba Mewarnai
  • Lomba Tartil
  • Lomba Tilawah Al-Qur’an
  • Lomba Hafalan Juz 30
  • Lomba Gerakan Shalat
  • Lomba Pildacil

Antusiasme peserta terlihat dari jumlah santri dan anak-anak sekitar Bekelan yang mengikuti lomba, yakni sebanyak 35 orang. Melalui ajang ini, mereka tidak hanya berkompetisi, tetapi juga semakin termotivasi memperdalam bacaan Al-Qur’an, memperindah ibadah, dan menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.

Ketua Panitia sekaligus mahasiswa BPI, Masnia, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan keagamaan di masyarakat. “Festival ini kami selenggarakan sebagai wadah positif untuk menumbuhkan generasi Qur’ani yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia. Inilah esensi mahasiswa BPI—membimbing, menyuluh, dan mendampingi masyarakat menuju penguatan nilai keislaman,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Pembina TPA Walisongo, Mas Rahmat, yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar. “Kolaborasi ini sangat bermanfaat, karena anak-anak bisa berkompetisi sehat sekaligus belajar menghayati semangat Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Festival ditutup dengan pengumuman juara dan pemberian penghargaan kepada para pemenang. Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan menjadi agenda berkelanjutan yang memperkuat sinergi antara mahasiswa BPI UIN Alauddin Makassar, lembaga keagamaan, dan masyarakat Bekelan dalam membina generasi muda Islami.